Postingan

Ini Dampak Cuaca Ekstrem di Yogya

Semenjak senin lalu (27/11) cuaca ekstrem menimpa beberapa daerah di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Hal ini seperti yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta memperkirakan selama satu minggu kedepan dari hari senin wilayah DIY akan berpotensi angin kencang, dan beberapa titik di DIY mengalami banjir. "Beberapa hari sampai sepekan ke depan munculnya hujan dengan kategori lebat akan kembali berpotensi muncul di wilayah DIY," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Djoko Budiyono (detik.com). Adapun Kabupaten Gunung Kidul tercatat yang paling besar dampak cuaca ekstrem tersebut. Krido Supriyatno menyampaikan sebanyak 29 titik banjir tercatat sampai dengan pukul 17.00 WIB. Plt Kepala BPBD DIY tersebut menambahkan dari 29 titik banjir, 20 titik banjir ada fi Gunung Kidul, Sembilan titk lainnya terdapat di kota, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo. “Artinya, ada fenome...

MUSUH YANG DIPELIHARA

Gambar
“Hari dimana musuh yang terus dipelihara, dan kawan dijadikan lawan. Negeri dimana pemilik tanah tak punya hak atas wilayahnya dan mempercayakan sepenuhnya pada para pencuri berwajah penguasa” Nampak jelas bagi siapapun yang peka melihat fakta saat ini, ketika hukum menjadi alat penutup mulut bagi siapapun yang berbeda pendapat dengan penguasa. Bahkan guru (baca: ulama) mereka sendiri akan mereka bungkam jika itu bertentangan dengan aturan baku buatan mereka sendiri. Bagaimana jika rakyat biasa yang mengingatkan penguasa dzalim? Jelas akan mereka habisi. Keadilan bagi rakyat menjadi pepesan kosong tak berarti. Para tersangka bebas melakukan tindakan kriminalnya. Salah satu tersangka yang menggusur tanah rakyatnya, pelopor kasus reklamasi, korupsi lahan RS Sumber Waras, ditambah hati masyarakat yang terus diinjak, lalu dengan lugunya sang tersangka meminta maaf. Seolah kebal hukum, sang tersangka dibarkan berkeliaran. Jatuh di lubang yang sama sepertinya menjadi hobby ...

Perseteruan Antara Onta dan Toyota (Intermezzo Kekaburan Hadharah dan Madaniyah)

Sebelum membaca tulisan tentang apa itu Hadharah dan Madaniyyah serta kekaburannya, ada baiknya kita renggangkan otak terlebih dahulu dengan cerita fiktif ini. Jangan lupa sambil #Ngopi supaya suasana perut menjadi lebih terkondisikan hehe. Bacanya tidak perlu serius amat, karena ini cuma karangan penulis, jangan diambil hati. Terakhir jangan lupa baca bismillah. . . Pada suatu hari di zaman millenium di negara Bebek terdapat dua orang yang bertikai, antara si Tradisional IS ME dan si Modern IS ME. Sebelumnya mereka berdua bersahabat layaknya saudara kandung, karena mereka diasuh guru yang sama, sebelum meninggal gurunya memberikan Onta kesayangan gurunya kepada mereka berdua. Namun, karena keduanya memiliki kendaraan yang berbeda akhirnya mereka bertikai.  Berawal ketika negara Imperial IS ME menyerang dengan serangan budaya dan propaganda pemikirannya, negara Bebek yang notabene negara berkembang selalu tergiur akan perkembangan negara maju yang selalu terdepan dala...

"Caramu Memandang Ku"

Gambar
Kesan pertama penuh tanda tanya. Lahir didunia tanpa makna. Memilih mencari kebenaran atau pembenaran. Cahaya bukan lagi penerang bagimu, tapi penyulut kegelapan. Semua kau pandang relatif. Tak ada lagi arti kebenaran. Ah aku lupa, sempalan omongan nenek moyang bercokol abadi dalam fikirmu. Tatanan baku itu menjadi kebenaran pasti tak terdandingi.

Perempuan Kontributor Pembangunan Bangsa

Gambar
Peran perempuan dalam pembangunan bangsa Indonesia dianggap sangat besar dan merupakan aset bangsa yang potensial dan kontributor yang signifikan dalam pembangunan ekonomi, baik sebagai agen perubahan maupun subyek  pembangunan. Dalam hal pembangunan di Indonesia, perempuan memegang peranan penting . Sejumlah 118.048.783 (49%) orang , adalah perempuan  dari 237.556.363 orang penduduk Indonesia (sensus pendudukan 2010), merupakan jumlah yang potensial untuk pembangunan nasional .   Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan, perempuan merupakan aset dan potensi luar biasa untuk mengurangi angka kemiskinan, mewujudkan pembangunan, perdamaian, dan keamanan. Jika mereka diberdayakan secara ekonomi dan intelektualitas, maka akan sangat efektif bagi pengembangan masyarakat dan bangsa. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dalam pidatonya pada acara puncak  peringatan Hari Ibu ke-83 juga memberikan apresiasi yang t...

Dimana Kebahagiaan?

Gambar
Kumelihat namun tak tentu arah Kumendengar namun tak kuhiraukan Kumerasa namun tak hidup Kumiliki segalanya yang oranglain tak miliki Namun hatiku masih mati, tak punya jiwa Ku tak bisa membedakan mana akal mana nafsu Sering kubertanya, apa yang paling penting dalam hidup ini? Apa yang berharga dalam hidup ini?

Bertamu ke Sarang Lawan

Gambar
Hari ini negeriku dirundung kesedihan, karena tim sepakbolanya tak mampu meraih juara dalam final di markas lawan. Menerima kekalahan 2-0 dari negeri tetangga. Tapi bukan itu yang ingin saya ceritakan. Tak mau kalah, saya bersama kawan saya datang ke “sarang” mereka di Jogjakarta yaitu markas organisasi muslim Thailand. Kaum muslim Pattani-Thailand yang sedang kuliah di Jogjakarka berkumpul dalam satu organisasi yang bernama IPMITI ( Ikatan Persaudaraan Mahasiswa Islam Thailand di Indonesia) yang berpusat di Jogjakarta. Organisasi ini memiliki cabang 3 cabang, yaitu Jogjakarta, Solo dan Malang . Kedatangan kami bukan untuk melawan namun untuk bersapa dengan mereka. Sebelumnya mereka dahulu yang bertamu ke “markas” kami dalam acara kajian rutin yaitu Ngobrol Pemikiran Islam. Malam itu kita tak membahas siapa yang menang dan siapa yang kalah. Malam itu kami habiskan dengan bercerita pengalaman, dari makanan, budaya, bahasa, hingga “curhat” tentang kondisi umat Islam pada s...